UMKM Garut Tumbuh Subur

  • Vinsensius Segu
  • 2018-05-30 17:23:03
Preview Gambar


UMKMNetwork - Kabupaten Garut, Jawa Barat sangat terkenal dengan aneka produk dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sebut saja dodol,kue bangket, ane produk kulit seperti jaket, tas, dompet, sepatu dan jenis industri kreatif lainnya.

Tumbuh suburnya UMKM di daerah ini membawa berkah tersendiri baik bagi pelaku usaha maupun daerahnya. Sepanjang tahun 2017 omzet UMKM Garut mencapai Rp1,79 triliun naik dari omzet tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 1,56 triliun.

Berdasarkan catatan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut saat ini jumlah UMKM di kabupaten tersebut tercatat sebanyak 53.431 unit. Sekitar 97 persen diantaranya adalah pelaku usaha mikro dan menyerap sebanyak 374.017 orang tenaga kerja.

“ Omzet UMKM mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Pencapaian ini omzet berasal dari usaha mikro saja, di luar usaha skala menengah. Dalam statistik ekonomi Garut ini sebesar 97 persen adalah usaha mikro,” kata Eko Yulianto , Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut.

Sedangkan untuk tahun 2018 ini, hingga Mei 2018 lalu usaha mikro terus menunjukan perkembangan dan diharapkan omzet usaha mikro Garut mampu terus bertumbuh sampai akhir 2018 dan tahun-tahun selanjutnya.

Perkembangan UMKM tersebut, kata Eko tidak terlepas dari dukungan pemerintah. Antara lain, program Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang mampu memberikan kemudahan dan payung hukum bagi pelaku usaha, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Wirausaha Pemula (WP), serta Program Koperasi Pemula (KP).

Dengan program IUMK yang terus dijalankan, maka pelaku usaha mampu mengakses pembiayaan dari perbankan. Serapan KUR Kabupaten Garut pada 2017 mencapai Rp 480 miliar dan pada tahun ini diperkiraan akan semakin tinggi penyerapannya.

Untuk meningkatkan tumbuh kembang UMKM ini, pemerintah daerah (pemda) bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk swasta untuk melakukan promosi dan memasarkan produk unggulannya.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (AKURINDO) Garut sebagai wadah pembinaan UMKM juga ikut ambil bagian mendukung program pemerintah untuk menumbuhkembangkan  sektor UMKM

Langkah awal, DPC AKURINDO Garut menjalin kemitraan dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)  di pasar malam Ceplak, Garut, Jawa Barat.

"Pengembangan kemitraan ini berupa  penguatan usaha dalam rangka meningkatkan produktifitas dan daya saing UMKM menghadapi persaingan yang semakin ketat", kata Ketua DPC AKURINDO Garut, Nurdin Muhamad pada acara konsultasi Kemitraan dan Pendampingan KUMKM di Kota Garut beberapa waktu lalu.

Tercatat ada sekitar 250 lebih UMKM dengan berbagai latar belakang usaha yang ada di pasar malam tersebut. Seperti pengrajin kursi, lemari, roda jualan, etalase untuk toko, pengolahan jaket kulit, pembuatan jaket switer parasit.

Selain itu ada beberapa usaha kuliner seperti pabrik kerupuk, pabrik teh,  pengumpul madu, pengolahan makanan ringan, pengolahan makanan lokal serta para pemilik warung makan.  DPC AKURINDO Garut berencana bekerjasama dengan pengelola pasar agar sama-sama mengembangkan berbagai pola kemitraan yang saling menguntungkan.

“Kami ingin agar UMKM di sini bisa menjadi icon pasar kuliner malam di Garut. Selai itu kami ingin mencetak para pelaku UMKM yang berkualitas dan mandiri sehingga memiliki daya saing yang tinggi ,”tutur Nurdin.

 

 

 

  • Vinsensius Segu
  • 2018-05-30 17:23:03

Komentar

×